Salah satu peninggalan sejarah yang terdapat di Bekasi adalah Rumah Tuan Tanah Pabayuran. Dahulu bangunan ini merupakan rumah dari seorang tuan tanah di Desa Pabayuran, dan sempat digunakan sebagai kantor pemerintahan serta Tangsi ( Penjara ) pada masa kolonial Hindia-Belanda.

Rumah Tuan Tanah Pebayuran berlokasi di Jalan Raya Pebayuran, Desa Pebayuran, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Rumah tersebut awalnya dimiliki oleh saudagar Cina yang merupakan tuan tanah kawasan Pebayuran. Secara umum rumah milik landheer Pebayuran itu memiliki arsitektur bergaya art deco. Arsitektur art deco mengusung konsep tampil beda, baru, lebih menarik dari yang lain, serta tidak kuno.

Selain tembok yang berwarta cerah, bangunan seluas 1000 meter persegi itu juga menggunakan genting tanah liat berwarna terang. Pada bagian beranda depan terdapat hiasan geometris (melengkung) dengan ornamen kubistik.