Islamic center KH Noer Alie terletak di pusat kota Bekasi, tepatnya di Jln. Ahmad Yani No. 22 Kota Bekasi Propinsi Jawa Barat. Ada tiga tokoh penting pendiri Yayasan Islamic Center Bekasi, yaitu Suko Martono, Mantan Bupati Bekasi, KH Noer Alie dan H Ruslim, yang pada tahun 2011, dideklarasikan menjadi Islamic Center KH Noer Alie untuk menghormati jasa perjuangan pahlawan nasional KH Noer Alie yang merupakan pahlawan nasional sekaligus putra daerah Bekasi. Pembentukan panitia pembangunan Islamic center sendiri dibentuk pada tanggal 10 Juli 1990 yang kemudian diselesaikan dalam beberapa tahap.

Bangunan Islamic Center KH. Noer Alie berada di atas lahan seluas 3,6 hektar terdiri dari:
1. Mesjid Nurul Islam seluas 860 m2. Tempat ibadah ini mampu menampung kurang lebih 900 jamaah.

2. Gedung Serbaguna Aula KH. Noer Alie 2 (dua) lantai seluas kurang lebih 1330 m2. Gedung ini menampung sekitar 1.100 orang.

3. Gedung Serbaguna Muzdhalifah, yang mampu menampung hingga 1000 orang, yang terletak di bagian belakang kompleks Islamic Center.

4. Gedung Asrama A (Arafah) dua lantai seluas 1.971 m2. Gedung Arafah ini terdiri dari 32 kamar dan 8 di antaranya berpredikat kamar utama.

5. Gedung Asrama B (Mina) dua lantai seluas 954 m2. Bangunan ini terdiri dari 14 kamar biasa dan 8 kamar utama serta sebut saja ”kamar khusus” yang berjumlah keseluruhannya 38 kamar biasa dan 8 kamar utama. Keseluruhan kamar tersebut di lengkapi tempat tidur dengan kapasitas 500 orang. Penyediaan gedung dengan banyak tempat tidur ini dimaksudkan untuk menampung keberangkatan dan pemulangan jemaah haji Bekasi.

6. Ruangan Makan –dua lantai seluas 1.675 m2. Gedung ini dilengkapi dengan kursi dan meja makan berkapasitas kurang lebih 500 orang, ruangan dapur kering, meja pelayanan dan meja kecil.

7. Gedung Perpustakaan Darul Ulum –2 lantai seluas 620 m2. Gedung ini dilengkapi dengan lemari buku, ruang pelayanan, ruang baca dan ruang perempuan dengan kapasitas kurang lebih 100 orang.

8. Gedung Muka — 2 lantai seluas 1.548 m2 ini lantai atasnya digunakan untuk sekretariat yayasan, badan pengelola, Ruang pertemuan Multazam, MUI, BANAS. Sedang ruang–ruang pada lantai bawah digunakan untuk, Kantor ICMI, Sekretariat Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI), Kantin, dan beberapa lembaga lain yang menjalin kerja sama dengan Islamic Centre.

9. Selasar atau Koridor penghubung antar banguna seluas 697 m2, Plaza dan lahan parkir 7.731 m2. Taman dan lahan kosong yang akan direncanakan akan dibangun Gedung Poliklinik. Menara Mesjid yang diberi nama Menara Ir. Widianto. Bangunan Taman kanak-kanak (Islamic Preschool) dan taman bermainnya